City Harus Bisa Menutup Opsi Operan Barca

Sepakbola kembali akan memanjakan kita melalui Liga Champions UEFA dini hari nanti (20/10/2016). Pemuncak klasemen sementara Liga Spanyol, FC Barcelona, akan menghadapi pemuncak klasemen sementara Liga Inggris, Manchester City.

Satu sosok menjadi perhatian utama, siapa lagi kalau bukan, Pep Guardiola. Ia akan kembali menghadapi mantan kesebelasan yang ia bela sebagai pemain dan manajer. Tapi ini bukan yang pertama ia kembali sebagai lawan, melainkan yang kedua kalinya, karena sebelumnya ia pernah melakukannya waktu ia masih menjadi manajer Bayern Munich.

Sejujurnya pertandingan nanti akan lebih berat bagi City, di mana Barcelona lebih diunggulkan karena bertindak sebagai tuan rumah, memiliki penampilan yang sedang mananjak, dan rekor pertemuan kedua kesebelasan yang lebih berpihak kepada Barcelona sebagai pemuncak klasemen sementara Grup C Liga Champions.

Saat ini kedua kesebelasan hanya berjarak dua poin. Ini artinya, Guardiola pasti sudah sadar jika ia tidak boleh kalah, karena itu bisa memberatkan tugasnya ke depan. Guardiola, yang sudah memenangkan Liga Champions dua kali bersama Barcelona, mengatakan: “Saya tidak pernah berpikir pada pertandingan selanjutnya bahwa hasil imbang adalah hasil yang bagus.”

“Tentu saja ini rumit. Tidak menang di Glasgow (menghadapi Celtic) berarti kami harus mendapatkan poin menghadapi Barcelona di sana maupun di sini, dan terutama di Jerman (melawan Borussia Moenchengladbach) juga,” lanjutnya seperti yang kami kutip dari Eurosport.

“Kami masih memiliki empat pertandingan lagi, kami harus memenangi dua di antarannya. Kami harus mencetak 6 poin untuk bisa berada pada langkah selanjutnya. Kami akan mencoba untuk memenangkan poin pertama di pertandingan selanjutnya (melawan Barcelona). Pastinya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *