Ranieri Leicester

Ranieri Sudah Prediksikan Leicester Akan Kesulitan

Berstatus sebagai juara bertahan, kini Leicester City lebih cenderung menjauh dari zona degradasi. Sang manajer, Claudio Ranieri memang sudah mengira akan ada kesulitan, tapi dia tidak menyangka akan sebesar ini.

Leicester yang sebagai juara Premier League musim lalu, kini sedang menjalani periode yang cukup berat. Di Premier League, mereka hanya meraih satu kemenangan dan menelan empat kekalahan dalam tujuh pertandingan terakhir.

Alhasil posisi mereka pun saat ini turun ke posisi 14 klasemen, dengan baru mengumpulkan 12 poin dari 12 pertandingan. Jumlah nilai tersebut cuma berjarak dua angka dari Hull City di peringkat 18, yang merupakan posisi teratas di zona degradasi.

Ranieri sendiri sebenarnya sudah memperkirakan musim ini akan berjalan dengan berat untuk timnya yang berstatus sebagai juara bertahan. Tim-tim besar sudah memperkuat diri dengan sangat agresif, sementara tim-tim lainnya punya motivasi lebih untuk menjegal perjalanan timnya.

Tapi dia tidak menyangka jika The Foxes akan menghadapi kesulitan yang sebesar ini. Meski demikian, manajer berkebangsaan Italia itu menegaskan tidak merasakan kekhawatiran karena atmosfer di dalam tim masih sangat positif dan penuh keyakinan untuk segera bangkit.

“Khawatir? Saya rasa tidak. Tapi musim kemarin saya selalu memperhatikan bagaimana musim saya sebelumnya. Juga musim ini saya memperhatikan bagaimana musim saya. Saya sudah memperkirakan akan ada kesulitan, tapi tidak menyangka akan sebesar ini,” kata Ranieri seperti yang dilansir dalam Sky Sports.

Berbanding terbalik dengan perjalanan di Premier League, di Liga Champions Leicester City justru tampil dengan apik. Mereka sedang memimpin Grup G dengan perolehan 10 poin, hasil dari tiga kemenangan dan satu kali imbang di empat laga. The Foxes belum sekalipun kalah di ajang ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *